Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Sempat Menguat di Sesi Asia, Berbalik Melemah di Sesi Malam
Wednesday, 19 November 2025 23:50 WIB | GOLD |GOLD

Harga emas bergerak dua arah pada perdagangan Rabu, sempat menguat di sesi Asia hingga awal Eropa sebelum berbalik melemah saat memasuki sesi Amerika. Di perdagangan siang, emas sempat naik berkat sentimen risk-off menyusul pelemahan di pasar saham dan kekhawatiran investor terhadap data ekonomi AS yang tertunda. Harapan bahwa Federal Reserve masih membuka peluang pemangkasan suku bunga dalam beberapa bulan ke depan membuat pelaku pasar kembali melirik emas sebagai aset lindung nilai, sehingga harga sempat terdorong naik dibanding penutupan hari sebelumnya.

Namun, momentum penguatan tersebut memudar ketika sesi New York dibuka. Dolar AS mulai menguat dan imbal hasil obligasi pemerintah AS bergerak naik, seiring meredanya spekulasi bahwa The Fed akan melakukan pemangkasan suku bunga agresif dalam waktu dekat. Pergeseran sentimen ini langsung mendorong aksi ambil untung di pasar emas, sehingga harga yang sepanjang siang bergerak di zona hijau berbalik melemah di sesi malam. Pelaku pasar menilai, tanpa sinyal yang lebih jelas dari The Fed, ruang kenaikan emas dalam jangka pendek masih cenderung terbatas.

Di tengah dinamika tersebut, investor kini fokus pada rilis data ekonomi penting AS khususnya data tenaga kerja dan inflasi serta risalah pertemuan The Fed berikutnya untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan suku bunga. Jika data menunjukkan pelemahan lanjutan di ekonomi AS dan tekanan inflasi yang makin jinak, ekspektasi pemangkasan suku bunga berpotensi menguat kembali dan membuka peluang bagi emas untuk melanjutkan tren naik. Sebaliknya, jika data justru mengonfirmasi ekonomi yang masih cukup kuat, emas berisiko kembali berada di bawah tekanan dari dolar dan imbal hasil obligasi yang tinggi.(Cay)

Sumber: Newsmaker.id

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS